Hentikan Pembukaan Hutan dan Lahan untuk Proyek Food Estate

GP1T4HBB_Web_size

Proyek food estate perlu untuk ditinjau kembali. Proyek ini dinilai dapat meningkatkan risiko deforestasi, musnahnya flora dan fauna, serta akan memicu bencana yang akan menjadi sumber penderitaan bagi masyarakat.

Salah satu contoh nyata tampak pada proyek food estate di Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah untuk perkebunan singkong. Sayangnya, pembangunan proyek food estate di Kabupaten Gunung Mas terindikasi dilakukan secara ilegal hingga merusak hampir 700 hektar hutan dan pelaksanaan proyek ini penuh dengan konflik kepentingan.

Masih ada sekitar 3 juta hektar lagi hutan yang akan bernasib sama dengan Gunung Mas. Maupun lahan gambut yang akan rusak.

Pemerintah seakan acuh dan buta terhadap dampak yang dirasakan masyarakat, ternyata terdapat aktor-aktor elit dan korporasi yang akan mendapatkan keuntungan dari lahan-lahan konsesi tersebut.

Food estate jelas menjadi bukti bahwa Indonesia tidak serius dalam memenuhi komitmen di Paris Agreement. Padahal, krisis pangan adalah salah satu bentuk dari efek domino krisis iklim yang rata-rata disebabkan oleh aktivitas manusia. 

Kami mendorong untuk menghentikan pembukaan hutan dan lahan untuk proyek food estate dikarenakan dapat memperburuk situasi krisis iklim saat ini. Berikan solusi nyata untuk ketahanan pangan Indonesia sesuai dengan kondisi lingkungan saat ini!


Stop deforestasi untuk food estate!

Berikan solusi nyata untuk ketahanan pangan Indonesia dan krisis iklim!

1

Teman, terima kasih telah turut mendukung penyelamatan hutan dan lahan dari solusi palsu

2

Sebarkan petisi ini untuk mendorong solusi nyata untuk ketahanan pangan dan krisis iklim di Indonesia!